PROFESOR THOMAS HENLE
Universitas Teknik Dresden - Jerman
“Sebuah sistem penilaian haruslah ilmiah, berdasarkan metode yang telah dipublikasikan dan dapat digunakan di laboratorium. Hal ini tentu saja berlaku untuk klasifikasi madu MGO Manuka.”
Profesor Thomas Henle - Universitas Teknik Dresden, Jerman
Pada tahun 2006, Profesor Thomas Henle dan tim risetnya di Technical University of Dresden mengidentifikasi methylglyoxal (MGO) sebagai senyawa terukur yang ada dalam madu Manuka. Karyanya memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan sistem klasifikasi berbasis sains yang dibangun berdasarkan analisis laboratorium yang terukur.
Sejak saat itu, Profesor Henle telah menerbitkan beberapa makalah ilmiah yang meneliti komposisi kimia dan penanda terukur madu Manuka, membantu memperkuat standardisasi internasional dalam kategori tersebut.
PROFESOR PETER MOLAN
Universitas Waikato - Selandia Baru
“Pengujian methylglyoxal memberikan cara yang jelas dan terukur untuk mengklasifikasikan sifat-sifat khas madu Manuka.”
Profesor Peter Molan - Universitas Waikato, Selandia Baru
Profesor Peter Molan mulai meneliti madu Manuka pada tahun 1980-an di University of Waikato, di mana ia mendirikan Waikato Honey Research Unit. Karya perintisnya membantu membawa perhatian ilmiah internasional pada karakteristik madu Manuka yang unik dan terukur.
Ia memperkenalkan konsep penilaian yang dikenal sebagai UMF (Unique Manuka Factor), yang berkontribusi pada upaya awal untuk menstandarisasi dan mengklasifikasikan madu Manuka berdasarkan parameter yang dapat diukur.
Melalui berbagai publikasi ilmiah, Profesor Molan memajukan pemahaman tentang profil kimiawi madu Manuka dan komposisinya yang khas. Penelitiannya meletakkan dasar-dasar penting untuk penelitian selanjutnya, termasuk identifikasi dan kuantifikasi methylglyoxal (MGO) sebagai penanda yang dapat diukur.
Profesor Peter Molan meninggal dunia pada tahun 2015. Karyanya tetap berpengaruh dalam bidang penelitian madu Manuka.
PROFESOR KEIJI TERAO
Fakultas Kedokteran Universitas Kobe - Jepang
Profesor Keiji Terao telah terlibat dalam penelitian yang berfokus pada komposisi kimia dan sifat fungsional bahan alami, termasuk propolis dan madu Manuka dari Selandia Baru.
Karyanya telah berkontribusi pada pemahaman ilmiah tentang senyawa yang terjadi secara alami dan pengembangan formulasi inovatif berdasarkan penanda kimia yang terukur.
DR. ROBERT LAHEIJ
Rumah Sakit Elisabeth-TweeSteden - Belanda
Dr. Robert Laheij telah terlibat dalam penelitian klinis yang meneliti khasiat dan komposisi madu Manuka dalam kaitannya dengan konteks pencernaan.
Karyanya berkontribusi pada eksplorasi ilmiah yang lebih luas tentang madu Manuka dan karakteristiknya yang terukur dalam lingkungan penelitian yang terkendali.

