“Sebuah sistem penilaian haruslah ilmiah, berdasarkan metode yang telah dipublikasikan dan dapat diterapkan di laboratorium. Hal ini tentu saja berlaku untuk klasifikasi madu MGO Manuka.”
Kutipan dari Profesor Thomas Henle - Universitas Teknik Dresden, Jerman
Pada tahun 2006, Profesor Thomas Henle dan tim risetnya di Technical University of Dresden mengidentifikasi methylglyoxal (MGO) sebagai senyawa terukur yang ada dalam madu Manuka. Karyanya membantu membangun sistem klasifikasi berbasis sains yang dapat diverifikasi di laboratorium yang dibangun berdasarkan kuantifikasi tingkat MGO.
Profesor Henle telah menyatakan bahwa pengujian metilglioksal memberikan metode yang dapat diandalkan dan kuantitatif untuk menilai madu Manuka. Penelitian dari timnya menunjukkan hubungan langsung antara konsentrasi MGO yang diukur dan tingkat klasifikasi madu.
Sejak saat itu, Profesor Henle dan rekan-rekannya terus mempublikasikan penelitian ilmiah yang meneliti komposisi kimiawi dan karakteristik terukur madu Manuka.

