“Pengujian methylglyoxal memberikan cara yang jelas dan terukur untuk mengklasifikasikan sifat-sifat khas madu Manuka.”

Kutipan yang diatribusikan kepada Profesor Peter Molan - Universitas Waikato, Selandia Baru

Profesor Peter Molan berafiliasi dengan University of Waikato hingga tahun 2015. Sejak tahun 1985 dan seterusnya, ia dan timnya di Waikato Honey Research Unit melakukan penelitian ekstensif tentang karakteristik khas madu Manuka.

Karyanya menghasilkan banyak publikasi ilmiah dan membantu membawa pengakuan internasional terhadap khasiat madu Manuka yang terukur. Ia memperkenalkan konsep penilaian yang dikenal sebagai UMF (Unique Manuka Factor), yang bertujuan untuk mengklasifikasikan madu Manuka berdasarkan metode pengujian laboratorium yang tersedia pada saat itu.

Nilai UMF secara historis dikaitkan dengan pengukuran laboratorium komparatif. Seiring berjalannya waktu, perkembangan ilmiah lebih lanjut mengidentifikasi methylglyoxal (MGO) sebagai senyawa utama yang dapat diukur dalam madu Manuka. Metode laboratorium untuk mengukur konsentrasi MGO diakreditasi di bawah standar ISO 17025 oleh IANZ.

Sejak tahun 2008, Profesor Peter Molan bekerja sama dengan Profesor Thomas Henle, yang penelitiannya mengidentifikasi methylglyoxal sebagai penanda yang dapat diukur di dalam madu Manuka. Profesor Molan meninggal dunia pada bulan September 2015. Penelitiannya tetap berpengaruh dalam studi ilmiah madu Manuka.

Pelajari lebih lanjut tentang Profesor Thomas Henle dan identifikasi methylglyoxal (MGO).